LANDASAN TIK DALAM PEMBELAJARAN JARKA JAUH
Penerapan TIK dalam Pembelajaran
Jarak Jauh
( Distance Education )
A.Latar Belakang Masalah
Pendidikan
adalah dasar yang diperlukan bagi setiap manusia untuk dapat mempertahankan hidupnya.
Oleh karena itu anak sejak ia dilahirkan ke dunia sudah diberikan pendidikan
dari kedua orang tuanya berupa pembiasaan hidup yang terlihat dalam pembiasaan
pola hidup. Sejak kecil anak sudah dirawat, dibimbing dan diarahkan untuk
menjadi manusia yang seutuhnya. Seiring dengan bertambahnya usia maka anak
membutuhkan pendampingan dari seseorang atau lembaga khusus untuk membantu anak
mengembangkan potensi dalam dirinya, memperoleh dan membangun ilmu pengetahuan
yang dibutuhkan anak di masa depannya, dan mengembangkan kemampuan beradaptasi
serta bersosialisasi dengan orang lain di luar komunitas keluarganya.
Untuk
mengembangkan kemampuan anak , maka orang tua ketika anak berusia 2 tahun sudah
mulai memilih sekolah mana yang cocok bagi putra – putrinya. Karena setiap
orang tua menginginkan anaknya memperoleh keberhasilan ketika ia dewasa kelak.
Kebutuhan akan pendidikan baik berupa program pendidikan dan sarana prasarana
sekolah sangat mudah dapat diperoleh anak yang tinggal di kota – kota besar.
Hal ini terjadi karena di kota-kota besar orang tua diberikan banyak sekali
pendidikan baik dari jenjang Tooddler, Kelompok Bermain, Taman Kanak-Kanak,
Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama , Sekolah Menengah Umum atau Kejuruan
bahkan Universitas atau Lembaga Kursus lainnya. Begitu banyak pilihan jenis
sekolah yang menawarkan berbagai kriteria khusus untuk menarik minat orang tua
agar menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
Kenyataan
ini sangat bertentangan dengan keadaan yang dihadapi oleh anak – anak yang
tinggal di daerah terpencil. Pola pikir orang tua di daerah terpencil cenderung
masih sangat sederhana bahkan ada beberapa yang belum memahami kegunaan
pendidikan bagi anaknya. Sebab menurut para orang tua di daerah terpencil yang
dibutuhkan oleh anak adalah cara bertahan hidup di alam tempat mereka
tinggal.Alasan kedua adalah karena para orang tua tersebut belum memiliki
pengetahuan tentang cara menggunakan teknologi informatika, karena mereka masih
gagap teknologi tentang apa itu komputer, bagian dan sarana pendukung komputer
serta jaringan penghubung seperti internet. Ketidak pahaman orang tua inilah
yang menyebabkan kesenjangan pendidikan di kota besar dan daerah terpencil.
Alasan yang ketiga adalah jaringan internet belum menjangkau daerah terpencil sehingga
belum dapat membantu mendukung pemberian pendidikan di daerah.
Kesenjangan
pendidikan di daerah terpencil terjadi karena beberapa faktor salah satunya
adalah belum ada fasilitas jaringan teknologi yang dapat mendukung
terlaksananya pendidikan jarak jauh di daerah – daerah terpencil. Apabila
jaringan teknologi sudah mencapai ke seluruh pelosok daerah di Indonesia maka
bukan hal yang mustahil anak – anak di daerah terpencil akan mendapatkan
pendidikan sebaik anak di daerah perkotaan sehingga kualitas pendidikan
generasi muda di Indonesia setara antara daerah perkotaan dan daerah terpencil.
Inilah yang sebenarnya yang menjadi tujuan pendidikan di Indonesia, di mana
setiap anak Indonesia memperoleh kesamaan pendidikan sehingga kualitas
pendidikan pun merata di seluruh Indonesia. Diharapkan melalui penerapan TIK
dalam Pembelajaran Jarak Jauh ( Distance Education ) akan membantu para guru di
daerah terpencil untuk mengembangkan potensi seluruh peserta didiknya agar
mencapai pendidikan yang baik sama seperti anak di daerah perkotaan. Melalui
TIK dalam Pembelajaran Jarak Jauh ( Distance Education ) akan menghilangkan
kesulitan yang didapat oleh guru di daerah terpencil, karena guru dapat
menggunakan segala fasilitas dalam TIK untuk membuat pembelajaran
menjadi lebih luas, bervariasi dan menyenangkan bagi anak. Di sisi lain
Pembelajaran TIK jarak jauh dapat dilakukan orang orang profesional yang
membantu memberikan ilmu pengetahuan mereka kepada orang lain di daerah
terpencil sehingga tukar menukar informasi ini akan semakin mengembangkan
kualitas pendidik di daerah terpencil sebab para pendidik di daerah tepencil
mendapatkan pelatihan atau kuliah dari dosen profesional di daerah perkotaan.
Dengan demikian maka Pembelajaran TIK dalam Pembelajaran Jarak Jauh membantu
pemerintah Indonesia untuk mewujudkan tujuan pendidikan Indonesia .
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan
paparan latar belakang masalah di atas maka dapat dirumuskan rumusan masalah
pada makalah ini adalah : “ bagaimana penerapan TIK dalam Pembelajaran Jarak
Jauh ( Distance Education ) bagi pendidikan di Indonesia ? “
C. Tujuan Makalah
1.Bagi Anak
Makalah
ini diharapkan akan dapat membantu anak untuk memahami peranan dan fungsi
Teknologi Pendidikan Komunikasi ( TIK ) terhadap proses pembelajaran yang
mereka dapat di sekolah dan bahwa TIK sangat membantu bagi anak untuk
mengembangkan diri dalam usaha memperoleh suatu ilmu pengetahuan , TIK dalam
pembelajaran jarak jauh sangat membantu anak yang tinggal di daerah terpencil
untuk bisa memperoleh berbagai pengetahuan dan ketrampilan menggunakan
teknologi jaringan internet atau nirkabel.
2.Bagi Orang Tua
Makalah
ini diharapkan dapat memberikan masukan atau ide baru bagi para orang tua
tentang pentingnya TIK bagi kehidupan, membuka wawasan pemikiran orang
tuatentang teknologi, dapat memotivasi orang tua untuk juga mempelajari TIK
bersama putra – putri mereka sehingga orang tua tidak lagi gagap teknologi dan
dapat mendampingi putra – putri mereka agar dapat menggunakan teknologi secara
positif .
3.Bagi Pendidik dan sekolah
Makalah
ini dapat membantu para guru dan pendidik untuk menggunakan TIK dalam proses
pembelajaran , guru dapat menggunakan TIK untuk memperoleh berbagai media
pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran sehingga proses
pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan bagi anak.
4.Bagi Masyarakat
Makalah
ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat bahwa teknologi sekarang
semakin berkembang, jadi masyarakat haruslah mengembangkan diri mereka dengan
mempelajari TIK sehingga masyarakat dapat mempelajari kegunaan positif dan
negatif dari TIK bagi kehidupan sehari-hari.
BAB II
PEMBAHASAN
Pembelajaran
Jarak Jauh ( Distance Education ) adalah suatu sistem pembelajaran yang terbagi
menjadi tiga yaitu Online Learning , E- Learning, dan Distance Education.
Online Learning adalah suatu sistem pembelajaran Web Based Learning yang
memanfaatkan internet sebagai sumber belajar atau informasi dengan tujuan
memperbaiki infrastruktur lembaga pengguna yaitu melengkapi sarana dan
prasarana pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM , sebagai sosialisasi dan
bimbingan yang lebih insentif kepada semua siswa. Sedangkan E-Learning atau
Tecnology Based Learning yaitu memanfaatkan teknologi elektronik
sebagai media pembelajaran, E-Learning digunakan untuk mengembangkan sistem
pembelajaran, E-Learning dapat berjalan dengan baik apabila tersedianya sistem
jaringan yang memadai dan meningkatkan kualitas SDM. Sedangkan Distance
Education adalah integrated system yang memanfaatkan teknologi elektronik dan
jaringan sebagai sistem pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan jarak jauh
di mana siswa tidak perlu bertemu langsung dan guru selama proses Kegiatan
Belajar Mengajar lebih banyak menggunakan TIK sebagai wadah sarana
pembelajaran, menggunakan komputer untuk mengajar atau memberikan materi pada
peserta didik. Sistem ini biasa digunakan dalam SMP Terbuka dan Universitas
Terbuka.
Jenis atau
ragam TIK Pembelajaran Jarak Jauh :
A.
Distance
Education
B.
Dual Mode
Education
C.
Virtual
Education
D.
Virtual
University
E.
Virtual School
Model
pembelajaran yang
ada dalam TIK adalah sebagai berikut
· • E-LEARNING
· • ON-LINE
LEARNING : BERBASIS
KOMPUTER
· • BLENDED LEARNING
· • MOBILE LEARNING
Multimedia yang digunakan
dalam TIK Pembelajaran Jarak JAUH ( Distance Education )
merupakan integrasi dari keseluruhan komponen yaitu :
• Interaktif
• Transisi
• Audio
• Visual
• Warna
• Animasi
•
Hypertexs (
Warna Biru Pengertian Lengkap & Warna Merah Ke Perpustakaan Online Yaitu
Google ).
•
Integrasi
Keseluruhan Komponen
Penggunaan TIK
dalam Pendidikan Jarak Jauh secara online Menggunakan sistem sebagai berikut :
•
Integrated
System
•
Audio
Conferencing
•
Video
Conferencing
•
Teks +
E-Learning
•
Internet
•
Synchronous
•
Synchronous
•
Bahan Ajar Cetak
•
Modul Electronik
Namun ada beberapa masalah atau kendala yang ditemukan dalam
Distance Education yaitu :
-
Kesulitan dalam
pengembangan program , karena belum banyak profesional yang memiliki kemampuan
pengembangan program, kalaupun ada program yang dibuat lebih ke arah mendapat
keuntungan sebanyak mungkin bukan kepada tujuan pendidikan.
-
Infrastruktur yang belum memadai,
termasuk di dalamnya sarana dan prasarana yang kurang mendukung seperti belum
ada jumlah komputer yang memadai untuk proses pembelajaran serta jaringan
internet yang belum mencapai daerah terpencil sehingga belum dapat digunakan
sebagai alat bantu pembelajaran.
-
SDM yang
terbatas ( pengelola program atau operator ), masih jarang pendidik yang dapat
berfungsi sebagai pengelola program untuk mengelola TIK di lembaga pendidikan
tersebut sehingga belum dapat membantu pendidik yang lain untuk menggunakan dan
mengembangkan TIK dalam proses pembelajaran di sekolah.
-
Gagap Teknologi , maksudnya masih banyak
pendidik atau guru yang belum dapat menguasai teknologi, belum mengetahui cara
pengoperasian teknologi, karena guru masih gagap teknologi maka siswa yang
dididik pun menjadi gagap terhadap teknologi.
-
Kultur belajar yang sulit berubah,
maksudnya masih banyak pendidik atau pun pengelola pendidikan yang berpendapat
bahwa pembelajaran yang terbaik adalah pembelajaran tatap muka di sekolah,
padahal berdasarkan perubahan zaman kegiatan pembelajaran tidak hanya
berlangsung di sekolah tapi juga dapat dilakukan melalui TIK jarak jauh, hal
ini perlu dilakukan di daerah terpencil mengingat jarak dari rumah siswa ke
sekolah sangat jauh dan mungkin perjalanan ke sekolah akan berbahaya untuk anak
sehingga pembelajaran TIK jarak jauh ( Distance Education ) membantu anak –
anak di daerah terpencil untuk dapat bersekolah dan mendapat pendidikan sebaik
anak-anak di daerah perkotaan.
-
Luas wilayah
jangkauan dan belum merata nya kualitas penerimaan pesan, maksudnya jaringan
internet belum masuk ke daerah terpencil atau pelosok , hal ini yang kadang
menjadi kendala dalam pembelajaran TIK jarak jauh (Distance Education ).
Kelebihan TIK
dalam pembelajaran adalah kelas tidak membutuhkan bentuk fisik , program dapat
di upgrade secara tepat, interaksi dapat bersifat real time, mengakomodasi
keseluruhan proses belajar, dapat diakses dari lokasi mana saja, materi
dirancang secara multimedia sehingga terlihat menarik bagi anak dan siswa
terhubung ke perpustakaan dunia ( GOOGLE ) . Sedangkan kelemahan nya adalah
apabila tidak direncanakan dengan baik maka tidak akan sesuai dengan kebutuhan
pembelajaran, pengguna yang tidak mengenal secara baik sistem yang digunakan
sehingga tidak dapat memanfaatkan TIK dengan maksimal dan juga masalah benwith
yang kecil.



Assalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh...
BalasHapusTerima kasih atas kesempatan untuk menanggapi tulisan Ibu Sri Sunarsih tentang landasan TIK dalam Pembelajaran Jarak Jauh. Jika diperkenankan untuk mengomentari tulisan Ibu yang secara general terlihat seperti makalah, namun disayangkan sepertinya tulisan Bab I terlupa untuk menuliskannya, begitu pula Bab III sebagai penutup atau akhir dari ulasan yang ibu tuliskan pada makalah tersebut. Sehingga pembaca seperti saya dimungkinkan sedikit kebingungan akan ending dari cerita tersebut.
Selanjutnya, pada Bab II pembahasan, Ibu mengulas mengenai masalah atau kendala yang ditemukan dalam Distance Education sedangkan untuk Kelebihan TIK dalam pembelajaran jarak jauh tidak terlalu ditonjolkan dalam poin-poin atau deskripsi yang lebih banyak. Hal ini tentunnya kurang mendukung topik/judul tulisan yang sedang di bahas. Artinya, ketika kita berbicara mengenai Penerapan TIK dalam Pembelajaran Jarak Jauh seyogyanya kita lebih banyak menampilkan benefit (keuntungan) dibanding kelemahan. Walaupun kelemahan atau kendala tetap kita tulisan guna mengantisipasi permasalahan di lapangan (kelas/proses pembelajaran).
Oya, 1 lagi, apakah mungkin penempatan daftar referensi/rujukan sebaiknya di tengah/akhir tulisan?
Demikian, mohon maaf jika kurang berkenan, silahkan abaikan terhadap tanggapan yang dianggap kurang relevan.
Salam Pembelajaran Jarak Jauh.. Sehat, Semangat, Luar Biasa
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...Apresiasi terhadap tulisan Ibu yang menurut saya konten isi tentunya sangat bermanfaat bagi semua pembaca, namun mohon maaf sebagai masukan bagi Ibu jika berkenan dalam hal kerunutan masalah yang sesuai dengan judul belum terlalu konsisten, semoga Ibu selalu semangat untuk berbagi melalui tulisan-tulisannya...yang jelas Pemanfaatan TIK untuk pembelajaran jarak jauh pastinya memegang peran yang penting karena Pembelajaran jauh harus direncanakan dengan baik agar dapat berjalan dengan baik dan lancar karena pembelajaran jarak jauh akan lebih kompleks dibandingkan dengan sistem pembelajaran langsung, oleh karenanya hal ini perlu menjadi pertimbangan bagi perencana dan pelaksana kegiatan pembelajaran jarak jauh yang akan diterapkan..Sekian tanggapan saya Bu, Terima Kasih..Salam Pejuang Ilmu..😊
BalasHapusAssalamu'alaikum..
BalasHapussalam literasi.. tulisan yang sangat monarki
Pada dasarnya, pemanfaatan pendidikan jarak jauh bagi dunia pendidikan saat ini yaitu sangat membantu para pendidik untuk menjadi fasilitator di dalamyya, sehingga pendidik dan peserta didik bisa menjadi partner dalam mensukseskan program pendidikan yang direncanakan oleh pemerintah. Akan tetapi, tulisan diatas belum menjelaskan secara rinci tentang pemanfaatan pembelajaran jarak jauh bagi dunia pendidikan, yang ditulis oleh penulis hanya menjelaskan secara umum saja, tidak bagi dunia pendidikan. Sementara ada baiknya dicantumkan juga pemanfaatan dan cara mengaplikasikan pembelajaran jarak jauh bagi dunia pendidikan.
Demikian komentar dari saya, wassalam..
Wa'alaikumsalam.. terimakasihh tanggapannya bu Nur,, dan terikasih juga untuk masukannya. seperti yyang kita ketahui bahwa landasan pembalajaran jarak jauh itu adalahmengarah seberapa kebutuhan masyarakat terhadap pembelajaran, dan yang melatar belakangi addalahh seberapa banyak masyarakat yang pendidikannya kuurang dari memadai dan karena keterbatasa sarana prasarana, meninjau dari apa yang terjadi di masyarakat bahwa pemelajaran jarak jauh utamanya bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa, seperti yang terjadi di daerah-daerah terpencil. dan kurang tanggapnya stageholder dalam memperhatikan kebutuhan pendidikan yang mereka butuhkan. setelah kita tau seberapa pentinngnya pendidikan jarak jauh dalam masyarakat kita, maka kita akan mengetahui manfaatnya. manfaat itu akan tampak kalau produkkita sudh digunakan orang banyak.
BalasHapusterimakasih..